Kamis, 27 Oktober 2016

7 Kesalahan Umum dalam Hipnotis

kesalahan dalam hipnotis
kesalahan dalam hipnotis
Betapa banyak orang belajar hipnotis namun tidak membuahkan hasil dan tidak lain mereka tidak mencari tau beberapa kesalahan yang di lakukan saat menghipnotis. Ironisnya mereka yang belum mampu menghipnotis orang lain seringkali mengambil kesimpulan bahwa menghipntis orang lain itu sulit, menghipnotis orang itu tidak mungkin, menghipnotis orang itu gaib, dan sebagainya.
Kesalahan yang paling utama yaitu mereka tidak menangulangi kesalahan kesalahan yang mengakibatkan gagalnya sesi hipnotis yang merka lakukan.
Berikut ada beberapa kesalahan dalam hipnotis yang umumnya di lakukan oleh pemula:
1. Tidak percaya diri
Percaya diri mutlak di miliki oleh seorang hipnotist atau orang yang ingin berhasil dalam menghipnotis orang lain. Kesalahan umum ini di seringkali di lakukan saat menghipnotis orang baru atau orang yang belum di kenal. Keraguan anda akan membuat sukarelawan ragu akan kemampuan anda dalam menghipnotis. Ketika sukarelawan kehilangkan kepercayaan, sulit sekali untuk dapat menghipnotis orang seperti ini. jika memang gugup cobalah untuk terlihat percaya diri, selain menjadikan anda menjadi lebih percaya diri, seolah menjadi percaya diri akan membuat sukarelawan menjadi percaya akan kemampuan anda dalam menghipnotis.
2. Tidak selektif dalam memilih sukarelawan
Di lihat dari tingkat sugestifitas, 10% orang sulit di hipnotis, 85% sedang dan 5% mudah untuk di hipnotis. Jika selektif dalam memilih sukarelawan, kemungkinan berhasil akan lebih besar. Ada beberapa cara yang bisa di lakukan untuk dapat memilih sukarelawan yang mudah dan tepat yaitu dengan tes sugestibilitas.
3. Tidak mampu meyakinkan orang lain
Seperti yang telah di tegaskan di atas, keyakinan orang lain akan kemampuan hipnotis kita akan memudahkan proses hipnotis, jika seseorang tidak mampu mempercayai kemampuan kita, percayalah, hipnotis tidak akan terjadi.
Beberapa orang yang tergolong sangat sugestif namun sulit di sugesti karena mereka meyakini jika kita tidak mampu menghipnotisnya. Sebagai contoh, sudahkah anda mempraktekan hipnotis ke keluarga atau ke teman dekat anda? Jika ya dan belum berhasil, salah satunya mungkin adalah mereka sudah tau, atau meyakini anda tidak jago bahkan tidak bisa hipnotis, karena mereka tau latar belakang anda tidak pernah ikut kursus hipnotis atau membuktikan kepada orang lain akan kemampuan hipnotis anda sehingga kawan atau keluarga anda tidak mempercayai anda sebagai orang yang mampu mengipnotis. Untuk itu di sarankan anda untuk belajar secara profesional karena yang gratis hanya menyediakan seadanya tidak urut dan tidak lengkap.
Lebih baik anda menghipnotis orang yang baru anda kenal dan jelaskan bahwa anda master hipnotis sehingga mereka tertarik untuk mencoba anda hipnotis karena mereka meyakini anda adanya.
4. Kondisi trance yang kurang tepat
Tidak ada istilah gagal hipnotis yang ada hanya kondisi trance yang buruk. Kondisi trance adalah kondisi perpindahan dari alam sadar ke alam bawah sadar. Ada momen momen di mana kondisi trance sangat baik dan ada kondisi yang kurang bagus untuk melakukan trance.
Salah satu momen terbaik melakukan trance adalah ketika sukarelawan sedang rileks, santai, sangat fokus kepada suatu hal, sedang tidak terbebani oleh fikiran, dan saat menghembuskan nafas. Saat seperti inilah saat yang tepat untuk malakukan sesi hipnotis.
5. Kemampuan komunikasi
Kemampuan komunikasi yang tidak tepat menjadi salah satu kesalahan di dalam hipnotis. Seorang yang berkebangsaan inggris tidak akan mampu menghipnotis orang indonesia yang tidak mengerti bahasa inggris. Seperti yang di tegaskan pada artikel sebelumnya, hipnotis adalah komunikasi satu arah, nah jika salah satu orang antara hinotist dan sukarelawan tidak saling mengerti apa yang hendak di maksudkan, maka hipnotis tidak akan terjadi.
6. Fokus yang salah
Usahakan fokuskan sukarelawan pada satuhal entah pada bandul, pada bagian tubuh tertentu, atau pada satu benda atau titik di dekat sukarelawan. Fokus merupakan pintu hipnotis pada kondisi sangat fokus memudahkan untuk trance atau memasukan sukarelawan pada alam bawah sadar.
7. Kondisi sukarelawan yang tidak rileks
Rileks akan membuat sukarelawan menjadi lebih fokus, selain itu rileks akan memudahkan seseorang dari fikiran fikiran yang tidak di butuhkan selagi sesi hipnotis.
Untuk membuat suasana yang rileks buatlah suasana menjadi nyaman dengan menyediakan sofa atau tempat tidur yang empuk, pencahayaan yang nyaman, jika perlu tambah audio yang menenagkan dan membuat ngantuk juga memberikan sugesti dengan pelan dan berulang agar membuat bosan sukarelawan dan memudahkannya masuk ke sesi hipnotis.
Itulah beberapa kesalahan yang umum terjadi pada pemula. Jika di pelajari lebih lanjut tentu ada begitu banyak kesalahan kesalahan yang terjadi pada hipnotis sehingga hipnotis tidak dapat di lakukan. Untuk mengatasi itu semua, tentu membutuhkan bimbingangan secara profesional dari pakar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar